Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulawesi Selatan, Jayadi Nas, mengapresiasi komitmen PT Vale dalam mempersiapkan proses perundingan PKB. Menurutnya, hubungan industrial yang sehat membutuhkan proses pengambilan keputusan yang menjunjung tinggi dialog dan prinsip demokratis.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya. Dalam berbagai persoalan perusahaan, saya selalu menjadikan PT Vale sebagai salah satu pilot project karena saya melihat langsung bagaimana perusahaan menjalankan perizinan dan operasional secara profesional. Banyak hal yang perlu kita pelajari dari PT Vale,” ungkap Jayadi.

Ia berharap proses pembekalan dan perundingan PKB dapat mengedepankan filosofi musyawarah dan mufakat dalam membangun hubungan industrial. “Dinamika itu perlu. Jadikan ini sebagai momentum untuk menjadikan PT Vale lebih baik ke depan. Kita bersyukur PT Vale dapat terus bertahan dan berkembang dengan menempatkan kepentingan perusahaan dan karyawan dengan setara,” ujarnya.

Semangat tersebut mempertegas bahwa PKB bukan sekadar dokumen kesepakatan, melainkan bagian dari mekanisme membangun kemitraan jangka panjang. Melalui dialog yang terbuka, musyawarah yang konstruktif, dan komitmen untuk mencari solusi bersama, proses perundingan diharapkan dapat menghasilkan kesepakatan yang mampu menjaga keseimbangan antara keberlanjutan perusahaan, produktivitas, kepastian hubungan kerja, dan kesejahteraan karyawan. RHT