Irfan juga menjelaskan bahwa sistem pembayaran merupakan salah satu instrumen penting dalam menggerakkan perekonomian. Sistem pembayaran yang semakin mudah, murah, aman, dan andal akan mempercepat perputaran transaksi sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat dan pelaku usaha.

“Fungsi pembayaran itu sendiri adalah mengalirkan dana untuk menggerakkan ekonomi. Semakin lancar sistem pembayaran, semakin mudah, murah, aman, dan andal, maka transaksi keuangan di daerah juga akan semakin cepat sehingga manfaat pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan oleh berbagai segmen masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, dalam rangkaian kegiatan tersebut, Wakil Wali Kota Palu Imelda Liliana Muhidin turut menyerahkan hadiah kepada sejumlah pemenang QRIS Jelajah Kuliner Indonesia 2026 yang digelar Bank Indonesia. Penyerahan penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap masyarakat yang telah berpartisipasi dan memanfaatkan QRIS dalam aktivitas transaksi sehari-hari.

Pemanfaatan QRIS diharapkan semakin memperluas penggunaan pembayaran non-tunai, khususnya di pusat-pusat aktivitas ekonomi masyarakat seperti pasar dan kawasan perdagangan. Peluncuran digitalisasi Pasar Tavanjuka dan Pelabuhan Pagimana menjadi langkah kolaboratif antara Bank Indonesia, pemerintah daerah, perbankan, dan berbagai pemangku kepentingan dalam mempercepat digitalisasi ekonomi di Sulawesi Tengah.

Melalui kolaborasi tersebut, digitalisasi diharapkan mampu menghadirkan transaksi yang lebih cepat dan efisien, memperluas inklusi keuangan, memperkuat distribusi barang, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tengah Bonny Hardi Putra, General Manager ASDP Regional IV Captain Basri, Manajer Operasional ASDP Cabang Luwuk Johan, perwakilan BRI Luwuk, perwakilan Bank BTN Palu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Palu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palu, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya. ABS