SULTENG RAYA — Perum Bulog Kantor Wilayah Sulawesi Tengah memastikan ketersediaan beras di Sulawesi Tengah tetap terjaga sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional di daerah pada momentum peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke 81.
Pemimpin Wilayah Bulog Kanwil Sulawesi Tengah, Jusri Pakke mengatakan, total stok beras yang tersedia di seluruh wilayah Sulawesi Tengah saat ini mencapai 16.973 ton. Stok tersebut menjadi salah satu penopang kebutuhan masyarakat sekaligus menjaga stabilitas pasokan pangan.
“Untuk total stok beras seluruh Sulawesi Tengah sebanyak 16.973 ton,” kata Pimwil Jusri dalam keterangannya, Selasa (18/8/2026).
Sementara itu, stok yang berada dalam pengelolaan dan distribusi langsung Kanwil Bulog Sulteng mencapai 9.365 ton. Beras tersebut disiapkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah Palu, Sigi, Donggala, dan Parigi Moutong.
Pimwil Jusri menegaskan, ketersediaan stok menjadi bagian penting dari peran Bulog dalam memastikan pangan tetap tersedia, terutama ketika kebutuhan masyarakat meningkat.
Menurutnya, menjaga ketersediaan beras bukan hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memberikan rasa aman akan kebutuhan pokok masyarakat dalam jangka panjang.
“Dalam semangat “Bulog untuk Indonesia Merdeka”, kami terus menjalankan perannya sebagai penjaga ketersediaan pangan. Stok yang cukup diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat sekaligus mendukung stabilitas pangan di Sulteng,” tegas Pimwil Jusri.
Dengan cadangan beras yang tersedia, Bulog Sulteng memastikan kebutuhan masyarakat di sejumlah wilayah tetap dapat dilayani, sekaligus memperkuat komitmen pemerintah dalam menjaga pangan sebagai salah satu fondasi kesejahteraan masyarakat. RHT