“Sejarah menunjukkan bahwa negara maju selalu ditopang oleh penguasaan sains, teknologi, dan industri. Karena itu, kebangkitan industri Indonesia harus dimulai dan diperkuat dari perguruan tinggi,” katanya.

Ia menegaskan, Indonesia tidak boleh selamanya menjadi pasar bagi produk dan teknologi bangsa lain. Indonesia harus mampu menjadi bangsa pencipta dengan menguasai teknologi dan menentukan masa depannya sendiri.

Dalam konteks tersebut, harapan besar masyarakat berada di pundak seluruh sivitas akademika. Pimpinan perguruan tinggi diharapkan membawa kampus menjadi kekuatan utama pembangunan, sementara guru besar dituntut menjaga marwah keilmuan dan melahirkan pemikiran besar bagi kemajuan bangsa.

Dosen dan peneliti juga memiliki tanggung jawab mendidik generasi penerus sekaligus menghasilkan riset yang menjawab kebutuhan masyarakat. Sementara tenaga kependidikan berperan memastikan perguruan tinggi terus bergerak dan memberikan pelayanan terbaik.

Tak kalah penting, mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa didorong berani mencoba, meneliti, menciptakan dan membangun sesuatu yang baru. “Gunakan ilmu pengetahuan bukan hanya untuk meraih keberhasilan pribadi, tetapi juga untuk memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” pesannya.

Momentum kemerdekaan ke-81, menurutnya, harus diisi dengan kerja keras dan karya nyata. Kemerdekaan tidak hanya dimaknai secara simbolis, tetapi juga diwujudkan melalui kemampuan bangsa memproduksi pangan, energi, obat-obatan, teknologi dan berbagai kebutuhan strategis secara mandiri.

Untuk itu, kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dunia industri dan masyarakat harus terus diperkuat. Setiap pihak tidak boleh berjalan sendiri-sendiri, melainkan perlu menyatukan kepakaran dan sumber daya untuk mencapai tujuan pembangunan nasional. “Mari kita jadikan setiap ruang kelas sebagai tempat menyiapkan masa depan, setiap laboratorium sebagai tempat membangun kemandirian, dan setiap kampus sebagai pusat perjuangan untuk kemajuan Indonesia,” ujarnya.

Ia menambahkan, apa yang dilakukan pemerintah saat ini merupakan fondasi bagi masa depan Indonesia. Perguruan tinggi memiliki tugas memperkuat fondasi tersebut melalui pengembangan talenta, riset, inovasi dan teknologi. “Apabila pemerintah, perguruan tinggi, industri, dan seluruh rakyat bergerak bersama, tidak ada cita-cita yang terlalu besar bagi Indonesia. Inilah panggilan sejarah kita. Inilah perjuangan generasi kita,” tutupnya. ENG