“Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta harus dapat menyerap dan mempraktikkan sesuai dengan materi pelatihan di lapangan nantinya. Peserta juga harus mampu mengestafetkan pengetahuan tentang cara penyelenggaraan jenazah kepada masyarakat, sehingga masyarakat juga tahu dan mampu melaksanakan penyelenggaraan jenazah apabila ada yang meninggal di lingkungan tempat tinggalnya,” kata asisten.
Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Palu turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para instruktur serta narasumber yang telah meluangkan waktu dan memberikan pengetahuan dalam kegiatan pelatihan penyelenggaraan jenazah.
Asisten Usman berpesan agar seluruh peserta dapat menyerap ilmu yang diberikan dan mengaktualisasikannya dalam kehidupan bermasyarakat, sekaligus memberikan kontribusi positif dalam menjalankan nilai-nilai agama dengan tetap berpegang pada adat istiadat dan budaya setempat.
Asisten juga menyampaikan apresiasi atas peran aktif para pegawai syara dan penyelenggara jenazah yang selama ini telah memberikan pelayanan keumatan di wilayah masing-masing.
“Selaku Pemerintah Kota Palu, kami mengucapkan terima kasih terhadap peran aktif yang selama ini disumbangsihkan oleh para pegawai syara dan penyelenggara jenazah dalam memberikan pelayanan keumatan di wilayahnya masing-masing,” ungkap asisten.
Pemerintah Kota Palu, lanjutnya, berkomitmen untuk terus memberikan perhatian terhadap keberadaan serta kondusivitas para pegawai syara dan penyelenggara jenazah agar dapat menjalankan fungsi pelayanan keumatan secara optimal di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan semakin banyak masyarakat, khususnya generasi muda, yang memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam pemulasaran jenazah, sehingga keberlanjutan pelaksanaan fardhu kifayah dapat terus terjaga di tengah masyarakat Kota Palu. ABS