Dari hasil pemeriksaan di lokasi, mengumpulkan kerangka korban untuk disatukan kembali. Akan tetapi beberapa bagian tukang dan pakaian korban tak ditemukan. Berdasarkan keterangan dari seseorang yang mengaku pihak keluarga korban bahwa kerangka tersebut merupakan salah satu anggota keluarganya yang mengalami gangguan kejiwaan dan sudah menghilang sekitar 1 bulan yang lalu.
“Saksi mengenali dari bentuk rahang, kuku serta bentuk rambut jasad tersebut,”tuturnya.
Meski demikian, Kapolsek Luuwk menegaskan pihaknya tetap melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kematian. Saat ini, kerangka tersebut telah dievakuasi untuk dilakukan pemakaman secara layak. “Secara kasat mata tidak ditemukan bekas kekerasan, namun kami tetap melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kematian,”tegasnya. AMR