Ia menjelaskan bahwa selama pelaksanaan kegiatan, para taruna akan memberikan berbagai materi pembinaan sekaligus membuka ruang diskusi dengan para siswa sehingga tercipta komunikasi yang interaktif dan edukatif. “Adik-adik peserta didik kami harapkan aktif bertanya, berdiskusi, dan menyerap setiap materi yang diberikan. Jadikan kegiatan ini sebagai bekal untuk membangun disiplin, rasa percaya diri, jiwa kepemimpinan, serta semangat meraih cita-cita,” lanjutnya.
Novrialdi menegaskan bahwa kehadiran Taruna Bakti merupakan bentuk nyata pengabdian Polri kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang unggul sejak usia dini.
Melalui sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan pihak sekolah, diharapkan kegiatan Taruna Bakti mampu memberikan dampak positif bagi pembentukan karakter peserta didik, meningkatkan wawasan kebangsaan, serta menumbuhkan budaya disiplin sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.
Program Taruna Bakti di Sekolah Rakyat Terintegrasi 60 Kabupaten Touna dijadwalkan berlangsung pada 3 hingga 7 Agustus 2026 dengan berbagai materi pembinaan karakter, kepemimpinan, kedisiplinan, serta penguatan nilai-nilai kebangsaan bagi para siswa. AMR