SULTENG RAYA-Rektor Universitas Tadulako Prof. Dr. Ir. Amar, ST., MT melakukan pertemuan dengan Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, guna memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan Kabupaten Morowali.

Dalam pertemuan yang berlangsung hampir dua jam itu, kedua belah pihak membahas pengembangan riset, penguatan Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Untad di Morowali, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) sebagai bagian dari upaya mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, mengatakan diskusi tersebut menghasilkan berbagai gagasan strategis yang dinilai mampu mendukung percepatan pembangunan daerah. Menurutnya, pembahasan tidak hanya berfokus pada perkembangan sektor industri, tetapi juga mencakup peluang inovasi yang dapat menjadi solusi menghadapi tantangan pembangunan di masa depan.

“Pertemuan ini menghasilkan banyak pertukaran gagasan strategis, tidak hanya mengenai sektor industri, tetapi juga berbagai peluang inovasi yang dapat mendukung pembangunan Morowali secara berkelanjutan,” ujarnya usai pertemuan di Ruang Rektor Gedung Rektorat Untad, Selasa (28/7/2026).

Ia menilai Universitas Tadulako memiliki kapasitas riset yang dapat dioptimalkan untuk mendukung pengembangan sektor pertanian sebagai salah satu alternatif penguatan ekonomi masyarakat. Hasil penelitian tersebut diharapkan dapat diimplementasikan sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sementara itu Rektor Universitas Tadulako, Prof Amar menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Kabupaten Morowali yang terus memperkuat kemitraan dengan Untad dalam pengembangan pendidikan tinggi.

Rektor menjelaskan, keberadaan PSDKU Untad di Morowali merupakan wujud komitmen bersama untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat. Sejak berdiri pada 2022, PSDKU Morowali terus berkembang dengan dukungan pemerintah daerah, baik melalui penyediaan sarana dan prasarana maupun penguatan penyelenggaraan pendidikan.

“Keberadaan PSDKU ini merupakan bagian dari upaya mendekatkan layanan pendidikan tinggi kepada masyarakat. Selain pendidikan dan pengajaran, kami juga terus mengembangkan penelitian serta pengabdian kepada masyarakat agar kehadiran kampus benar-benar memberikan manfaat bagi daerah,” kata Rektor.

Dalam pertemuan itu, kedua pihak juga membahas peluang pengembangan riset yang memanfaatkan karakteristik Morowali sebagai kawasan industri. Rektor menyebut berbagai penelitian yang tengah dikembangkan Untad memiliki potensi untuk diterapkan dalam mendukung sektor pertanian maupun bidang strategis lainnya.

“Kampus harus mampu memberikan dampak nyata kepada masyarakat. Karena itu, hasil penelitian tidak berhenti pada publikasi ilmiah, tetapi harus dapat diimplementasikan untuk mendukung pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Selain pengembangan pendidikan dan riset, Rektor juga mengapresiasi program beasiswa Pemerintah Kabupaten Morowali bagi mahasiswa asal daerah tersebut. Menurutnya, program itu merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas SDM.

“Program beasiswa ini menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk belajar dengan sungguh-sungguh dan menyelesaikan studinya tepat waktu. Harapannya, setelah lulus mereka dapat kembali ke Morowali untuk mengabdikan ilmu pengetahuan dan keahlian yang dimiliki demi kemajuan daerah,” ujarnya.

Rektor menambahkan, PSDKU Untad di Morowali diharapkan terus berkembang menjadi pusat pendidikan tinggi yang mampu menjawab kebutuhan pembangunan daerah. Untuk itu, sinergi antara Untad dan Pemerintah Kabupaten Morowali akan terus diperkuat melalui kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan sumber daya manusia. *ENG