Menurut wakil wali kota, keberhasilan pemanfaatan lahan tersebut tidak terlepas dari dukungan pemilik lahan yang memberikan izin agar area tersebut dapat ditanami berbagai komoditas hortikultura. “Alhamdulillah, pemilik lahan mengizinkan untuk ditanami beberapa jenis tanaman, seperti tomat dan cabai. Khusus tomat, luas lahannya sekitar setengah hektare dengan kurang lebih 6.000 pohon yang ditanam hari ini,” ungkap wakil wali kota.

Wakil Wali Kota berharap hasil panen nantinya dapat memberikan manfaat ekonomi bagi para petani sekaligus mendukung kebutuhan pangan masyarakat. “Insyaallah ini akan berdampak baik bagi petani maupun masyarakat sekitar. Bagi kami Pemerintah Kota Palu, Program Palu MAPAN atau Kelurahan Menanam ini terus berjalan dengan baik. Kita lihat hasil panennya dua bulan dari sekarang. Insyaallah, melalui upaya seperti ini inflasi di Kota Palu dapat terus terjaga dengan baik,” tambah wakil wali kota.

Pemerintah Kota Palu terus mendorong pemanfaatan lahan-lahan yang belum produktif menjadi sentra pertanian melalui Program Palu MAPAN. Selain meningkatkan produksi pangan lokal, program ini juga menjadi salah satu strategi pengendalian inflasi daerah dengan memastikan ketersediaan komoditas pangan strategis, khususnya cabai dan tomat, tetap terjaga sepanjang tahun.ABS