“Atas nama keluarga besar Polresta Palu, kami mengucapkan terima kasih atas segala pengabdian, dedikasi, dan loyalitas yang telah diberikan selama bertugas. Semoga masa purna bakti menjadi awal dari pengabdian di tengah masyarakat serta senantiasa diberikan kesehatan, kebahagiaan, dan keberkahan bersama keluarga,” jelas Kapolresta.
Prosesi pelepasan ditandai dengan tradisi pedang pora sebagai bentuk penghormatan terakhir dari institusi kepada personel yang telah menyelesaikan masa tugasnya. Suasana haru menyelimuti rangkaian kegiatan sebagai wujud penghormatan dan penghargaan atas jasa serta pengabdian kedua personel selama berdinas di lingkungan Polri.
Tradisi purna bakti ini menjadi simbol penghormatan institusi kepada setiap personel yang telah mengabdikan diri dengan penuh tanggung jawab dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat. AMR