Merespons hal tersebut, Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama Untad, Dr. Sc. Agr. Ir. Aiyen Tjoa, M.Sc., menyambut baik kedatangan tim kementerian. Ia juga menekankan pentingnya penguatan sinergi dan kolaborasi yang solid, khususnya dalam tata kelola dan pengelolaan keuangan program agar tetap akuntabel dan transparan.

Rangkaian kegiatan Monev ini sendiri dibagi ke dalam beberapa sesi. Sesi pertama diisi dengan pemaparan data serta diskusi mendalam mengenai capaian riil program SBSN dan PRPTN antara Tim Ditjen Dikti dan Tim Untad. Agenda kemudian dilanjutkan dengan kunjungan lapangan untuk meninjau langsung kualitas fisik dan progres pembangunan sarana-prasarana penunjang akademik dari kedua program strategis tersebut.

Melalui pemantauan langsung ini, pihak kementerian berharap infrastruktur pendidikan yang dibiayai oleh negara di Universitas Tadulako dapat dioptimalkan secara maksimal demi mendongkrak mutu pendidikan tinggi, khususnya di wilayah Sulawesi Tengah. *ENG