Tidak hanya fokus pada kesehatan, kegiatan tersebut juga menghadirkan ruang pemberdayaan ekonomi keluarga melalui gelar dagang Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA), yang menampilkan berbagai produk hasil usaha keluarga binaan.
Kepala Perwakilan BKKBN Sulteng, Nuryamin mengatakan, rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun keluarga yang kuat melalui pendekatan lintas generasi. “Lansia harus tetap menjadi bagian yang aktif dalam keluarga dan masyarakat, sementara ayah juga harus mengambil peran dalam pengasuhan anak. Keluarga yang kuat dibangun ketika setiap anggota keluarga hadir dan saling mendukung,” ujarnya.
Sementara, Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny A. Lamadjido, mengapresiasi kolaborasi berbagai pihak dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, perhatian terhadap lansia dan penguatan peran ayah merupakan bagian penting dalam menciptakan generasi yang tangguh. Kegiatan tersebut turut dihadiri Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Sulawesi Tengah, Dinas P2KB Buol, Baznas, Bank Syariah Indonesia, Gerakan Ayah Teladan Indonesia Sulawesi Tengah, serta Komunitas Lingkar Ayah Sulawesi Tengah. AMR