Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Tadulako, Prof. Dr. Eng. Ir. Andi Rusdin, ST., MT., M.Sc., dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya atas terbentuknya konsorsium tersebut. Menurutnya, kehadiran Wamendiktisaintek di Kampus Bumi Tadulako menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan tinggi, riset, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat.
Saat ini kata dia Untad mengelola 11 fakultas, satu sekolah pascasarjana, dan dua Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) yang tersebar di Morowali dan Tojo Una-Una. Dengan 103 program studi dan sekitar 50 ribu mahasiswa aktif, Untad terus memperkuat posisinya sebagai pusat pendidikan dan riset yang berdaya saing. Dirinya juga menegaskan komitmen Untad dalam memperluas akses pendidikan tinggi yang berkualitas, termasuk melalui berbagai program beasiswa yang saat ini dinikmati hampir 40 persen mahasiswanya.
Senada dengan itu, Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, dalam kesempatan tersebut juga memberikan dukungannya terhadap penguatan kolaborasi melalui konsorsium tersebut, menurutnya, sinergi tersebut penting untuk menghasilkan kebijakan dan langkah-langkah pembangunan yang lebih adaptif terhadap risiko bencana maupun perubahan iklim.
Adapun kata dia kolaborasi tersebut diharapkan menghasilkan riset, inovasi, dan rekomendasi kebijakan yang mampu memperkuat ketahanan masyarakat. Selain itu, konsorsium ini juga diharapkan dapat mendorong lahirnya program-program pengabdian yang lebih terintegrasi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Sulawesi Tengah.JAN