Selain itu,pada kunjungan tersebut Wamen juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, industri, dan masyarakat. Menurutnya, kampus tidak boleh berjalan sendiri dan hanya menghasilkan penelitian yang berhenti pada prototipe atau publikasi ilmiah. Untuk itu kata dia saat ini kementeriannya mendorong penguatan konsorsium perguruan tinggi agar kampus besar, menengah, dan kecil dapat saling berbagi sumber daya, pengalaman, serta memperkuat kolaborasi riset dan pengabdian kepada masyarakat.

“Kalau perguruan tinggi, pemerintah daerah, industri, dan masyarakat bisa bersinergi, maka kampus benar-benar menjadi bagian dari solusi berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat,” ujarnya.

Senada dengan itu, Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja Sama Untad, Dr.sc.agr. Ir. Aiyen, M.Sc., mengatakan dirinya optimis kedepannya Nalodo Research Center akan menjadi salah satu pusat unggulan kebencanaan di Indonesia dan memperkuat kontribusi Untad dalam pengembangan ilmu pengetahuan, mitigasi bencana, serta kerja sama riset nasional dan internasional.

Menurutnya gedung tersebut tidak hanya berfungsi sebagai pusat penelitian, tetapi juga sebagai sarana edukasi publik. Nantinya masyarakat dan pelajar dapat mempelajari fenomena gempa melalui simulasi dan berbagai fasilitas pembelajaran yang tersedia. “Kami ingin pusat riset ini tidak hanya melayani kebutuhan akademik, tetapi juga menjadi sarana edukasi masyarakat agar lebih siap menghadapi bencana,” ujarnya.

Menurutnya Nalodo Research Center telah dirancang sejak 2023 sebagai pusat riset gempa dan mitigasi bencana yang nantinya dapat dimanfaatkan bersama oleh peneliti dari berbagai perguruan tinggi maupun lembaga penelitian. Adapun kata dia pembangunan Nalodo Research Center saat ini telah mencapai progres fisik sekitar 65 persen. Jika dihitung berdasarkan ketersediaan material di lapangan, progresnya telah mencapai 96 persen.

“Targetnya selesai sesuai jadwal pada Oktober tahun ini. Total anggaran pembangunan gedung sekitar Rp75 miliar dan itu belum termasuk pengadaan peralatan,” jelasnya.JAN