“Bertanding ini ada dua kemampuan, yakni latihan berdasarkan talenta dan mentalitas juara. Saya berharap tim juri tetap objektif sehingga kita dapat melahirkan utusan yang benar-benar memiliki kemampuan terbaik di bidangnya masing-masing,” kata Dr. Sagaf.

Ia juga mengungkapkan bahwa prestasi kemahasiswaan Universitas Tadulako saat ini menempati peringkat ke-24 nasional dari 717 perguruan tinggi di Indonesia. Untuk memotivasi mahasiswa, Untad telah menyiapkan berbagai bentuk apresiasi bagi peraih prestasi di tingkat nasional, di antaranya pembebasan uang kuliah tunggal (UKT), rekognisi mata kuliah, serta bonus uang pembinaan.

Rangkaian Peksima Untad 2026 akan berlangsung hingga awal Juli mendatang. Para pemenang nantinya akan menjadi duta Universitas Tadulako pada ajang Peksiminas yang akan digelar di Jember Provinsi Jawa Timur. Melalui kegiatan tersebut, Untad berharap dapat melahirkan seniman muda berbakat yang mampu mengharumkan nama universitas sekaligus membawa prestasi bagi Sulawesi Tengah di tingkat nasional. *AMI