Rajindra menambahkan, para peserta yang akan segera menyelesaikan pendidikan nantinya akan membawa nama baik almamater di tengah masyarakat. Karena itu, pembentukan karakter dan etika menjadi bagian penting dalam proses pendidikan di perguruan tinggi.
Ia juga menegaskan bahwa Unismuh Palu merupakan kampus yang berkemajuan dan terbuka bagi seluruh kalangan. Keberagaman latar belakang mahasiswa, baik suku, budaya maupun agama, menjadi bukti komitmen kampus dalam membangun lingkungan akademik yang inklusif. “Tidak hanya beragam dari sisi suku dan budaya, mahasiswa Unismuh Palu juga berasal dari berbagai latar belakang agama. Itulah wujud kampus berkemajuan yang sesungguhnya,” katanya.
Sementara itu, Ketua LP2AIK Unismuh Palu, Dr. Feri, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa Baitul Arqam merupakan salah satu wadah pembinaan yang bertujuan membentuk insan kamil atau manusia paripurna. Menurutnya, manusia memiliki pilihan dalam menjalani kehidupan, yakni menjadi pribadi yang mulia atau sebaliknya. Karena itu, pembinaan karakter dan spiritual menjadi bagian penting dalam membentuk kualitas diri mahasiswa.
“Baitul Arqam menjadi salah satu sarana pembinaan untuk membentuk insan kamil, yakni manusia yang memiliki keseimbangan antara intelektualitas, moralitas, dan spiritualitas,” ungkapnya.
Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan secara konsisten hingga penutupan. Apabila terdapat keperluan yang mengharuskan peserta meninggalkan kegiatan, mereka diminta berkoordinasi dan meminta izin kepada instruktur yang memiliki kewenangan dalam melakukan penilaian selama pelaksanaan Baitul Arqam. ENG