“Duta Bahasa memiliki peran penting dalam mendampingi kami menjalankan berbagai program kebahasaan dan kesastraan di Provinsi Sulawesi Tengah. Mereka menjadi representasi resmi sekaligus teladan bagi generasi muda dalam menjaga martabat bahasa Indonesia dan mengembangkan budaya literasi,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Bunda Literasi Kota Palu, Diah Puspita, yang turut menjadi dewan juri dalam ajang tersebut, mengapresiasi kemampuan para finalis. Ia menilai generasi muda memiliki peran penting sebagai penggerak literasi di lingkungan kampus maupun masyarakat. “Bahasa bukan hanya alat komunikasi. Bahasa merupakan identitas, jati diri, sekaligus cerminan peradaban bangsa. Karena itu, kita harus tetap bangga menggunakan bahasa Indonesia,” tegas Diah.

Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, pasangan Edric Heaven Serny dan Zunia Umi Nur Rohmah berhasil meraih posisi tertinggi sebagai Pemenang I Duta Bahasa Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026. Posisi kedua diraih pasangan Andi Moh Ridho Pettalolo dan Asrida Adetry, sedangkan posisi ketiga ditempati Rizky Anugrah Mandua dan Dwi Amanda Nabila.

Selain kategori utama, panitia juga memberikan sejumlah penghargaan khusus, di antaranya kategori Favorit yang diraih Muhammad Mustamin dan Zusyan Nurul Islami, Nilai UKBI Tertinggi oleh Nur Anisa Putri, Duta Persahabatan oleh Stevano Laheping, Presentasi Terbaik oleh Sukma Hary Pardana, serta Bakat Terbaik yang diraih Rizki Zahra Syamsiyyah.

Sebagai Duta Bahasa Sulawesi Tengah 2026, Zunia kini mengemban amanah untuk mengampanyekan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar serta mendorong penguatan budaya literasi di kalangan generasi muda selama satu tahun ke depan. *ENG