“Intinya adalah di manusianya, pada human-nya. Yang penting adalah mindset kita termasuk budaya mutu. Stakeholder pertama kita adalah mahasiswa kita sendiri, karena merekalah kita bisa ada di sini. Oleh karena itu, seluruh proses akademik dan administrasi harus semakin responsif terhadap kebutuhan layanan utama,” tegas Rektor.

Selain memperbaiki tata kelola internal, implementasi ISO 21001:2018 diharapkan mampu meningkatkan daya saing lulusan Untad dalam menjawab tantangan pembangunan daerah maupun global yang dinamis. Melalui penerapan standar ISO ini, FK dan FMIPA diharapkan menjadi role model (pionir) yang menularkan budaya mutu ini ke berbagai unit kerja dan fakultas lain di lingkungan Universitas Tadulako.

“Keberhasilan implementasi ISO ini tidak diukur dari berapa banyak tumpukan dokumen yang kita miliki, melainkan dari bagaimana sistem tersebut mampu meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan kepuasan nyata pemangku kepentingan,” tambahnya.

Keberhasilan ini disambut dengan penuh rasa syukur dan apresiasi oleh Lembaga Pengembangan dan Penjaminan Mutu Pendidikan (LPPMP) Untad. Kepala LPPMP Untad, Prof. Darmawati Darwis, M.Si., Ph.D., menyampaikan ucapan selamat yang mendalam kepada seluruh jajaran di FK dan FMIPA.

“Keberhasilan ini merupakan bukti nyata dari komitmen seluruh pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa dalam membangun budaya mutu yang berkelanjutan. Prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi FMIPA dan FK, tetapi juga menjadi capaian penting bagi Universitas Tadulako dalam meningkatkan kualitas tata kelola dan layanan pendidikan,” tutur Prof. Darmawati.

Prof. Darmawati juga menyampaikan terima kasih khusus kepada Tim ISO di kedua fakultas serta jajaran tim LPPMP yang telah bekerja keras tanpa henti guna mengawal proses standarisasi ini. Harapannya, capaian gemilang ini mampu menginspirasi unit kerja lain untuk terus melakukan perbaikan berkelanjutan demi mewujudkan visi Untad sebagai universitas yang unggul dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional.*ENG