Kabag SDM Polres Parigi Moutong, KOMPOL I Gusti Nyoman Suarta, mengatakan bahwa Bakti Religi merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Kegiatan itu diharapkan mampu memperkuat kedekatan Polri dengan masyarakat sekaligus menumbuhkan semangat persatuan dalam bingkai keberagaman.
“Melalui kegiatan Bakti Religi ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir untuk seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan suku, agama, maupun golongan. Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum untuk semakin mempererat hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat serta memperkuat nilai toleransi dan gotong royong yang menjadi kekuatan bangsa,” ujar KOMPOL I Gusti Nyoman Suarta.
Ia menegaskan bahwa tema “Polri Untuk Masyarakat” bukan sekadar slogan yang disampaikan dalam seremoni peringatan Hari Bhayangkara. Lebih dari itu, tema tersebut merupakan komitmen yang diwujudkan melalui berbagai kegiatan sosial, pelayanan publik, dan aksi kemanusiaan yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
Di tengah kehidupan masyarakat yang majemuk seperti di Kabupaten Parigi Moutong, kegiatan semacam ini dinilai memiliki makna penting. Selain mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, Bakti Religi juga menjadi ruang untuk memperkuat nilai toleransi yang selama ini telah tumbuh dan terpelihara dengan baik.
Melalui kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan tersebut, Polres Parigi Moutong berharap semangat saling menghormati, kepedulian sosial, dan gotong royong dapat terus dijaga. Dengan demikian, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman, damai, serta kondusif dapat terus tercipta menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. AJI