Menurutnya, Askab PSSI Parigi Moutong telah membentuk tim seleksi yang terdiri dari empat orang. Tim tersebut dipimpin Dr. Kasmuddin Mustapa, S.Pd., M.Pd., dengan anggota Ibrahim, Suratman, dan Zainal. Lebih dari sekadar mencari pemain terbaik, seleksi ini juga menjadi ruang bagi generasi muda untuk membuktikan diri dan mengukir prestasi di bidang olahraga. “Saya mengajak para pemain muda berbakat di Kabupaten Parigi Moutong ini mengikuti seleksi. Perlihatkan bakat dan kemampuan kalian demi membawa harum nama daerah,” tegas Efendi.

Antusiasme para pemain muda pun terlihat cukup tinggi. Sekretaris Askab PSSI Parigi Moutong, Ari Syafrul, mengungkapkan bahwa hingga Minggu (7/6/2026), sebanyak 120 pemain telah mendaftarkan diri untuk mengikuti seleksi. Jumlah tersebut diperkirakan masih akan terus bertambah hingga hari pelaksanaan. Tingginya minat peserta menjadi gambaran bahwa sepakbola masih menjadi olahraga yang sangat diminati oleh generasi muda di Parigi Moutong.

“Hingga saat ini sebanyak 120 orang pemain yang mendaftarkan diri mengikuti seleksi dan diperkirakan akan membludak sampai dengan hari pelaksanaan. Antusiasme ini patut kita apresiasi, ini menandakan bahwa minat terhadap olahraga sepakbola di Parigi Moutong sangat tinggi,” ungkap Ari.

Ia menilai banyaknya peserta akan menciptakan persaingan yang sehat dan kompetitif dalam perebutan tempat di tim Porprov. Para pemain nantinya akan dipantau langsung oleh tim seleksi yang juga akan berkolaborasi dengan pelatih berlisensi A guna membentuk kerangka tim terbaik.

Sesuai regulasi Porprov, tim sepakbola yang akan diberangkatkan terdiri dari 21 pemain dan didampingi tujuh orang official. Dari ratusan pemain yang mendaftar, hanya mereka yang mampu menunjukkan kualitas, disiplin, dan mental bertanding yang akan mendapatkan kesempatan membela Parigi Moutong di Morowali nanti. AJI