SULTENG RAYA – Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah (PWA) Sulawesi Tengah menggelar berbagai kegiatan dalam rangka memperingati Milad ke-109 ‘Aisyiyah, Ahad (7/6/2026).

‎Salah satu kegiatan yang menjadi perhatian adalah pembagian paket makanan kepada masyarakat dan pekerja di sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kawatuna, Kota Palu.

‎Ketua PWA Sulawesi Tengah, Dr. Hj. Nudiatulhuda Mangun, S.E., M.Si., mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi tema Milad ke-109 ‘Aisyiyah, yakni “Memperkokoh Dakwah Kemanusiaan untuk Mewujudkan Perdamaian”. Selain berbagi paket makanan, ‘Aisyiyah juga menggelar senam sehat dan pemeriksaan kesehatan bagi anggota maupun masyarakat.

‎”Ada beberapa kegiatan yang kami lakukan di Sulawesi Tengah, di antaranya senam sehat, pemeriksaan kesehatan bagi anggota dan masyarakat, serta berbagi paket makanan untuk warga sekitar TPA Kawatuna,” ujar Nudiatulhuda.

‎Menurutnya, pemilihan lokasi kegiatan di kawasan TPA Kawatuna bukan tanpa alasan. Selain menjadi sarana dakwah kemanusiaan, lokasi tersebut dinilai representatif untuk menjangkau masyarakat yang membutuhkan, khususnya para perempuan yang bekerja di kawasan tersebut.

‎”Spirit ini kami bangun sesuai tema milad kali ini. Kami memilih lokasi ini sambil berdakwah dan memperkenalkan ‘Aisyiyah. Di sini banyak pekerjanya juga perempuan, sehingga lebih tepat sasaran karena kami merupakan organisasi perempuan,” katanya.

‎Nudiatulhuda menjelaskan, peringatan Milad tahun ini menjadi momentum bagi ‘Aisyiyah untuk memperkuat peran dakwah yang tidak hanya berbentuk penyampaian pesan keagamaan, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata di bidang kemanusiaan.

‎”Melalui dakwah, kami ingin mengajak masyarakat berbuat lebih baik sekaligus memperkenalkan eksistensi dan peran ‘Aisyiyah di Sulawesi Tengah,” ujarnya.

‎Ia menambahkan, sebagai organisasi otonom Muhammadiyah, ‘Aisyiyah selama ini aktif bergerak di bidang dakwah keagamaan, pendidikan, kesehatan, sosial kemanusiaan. Jaringan organisasi yang terintegrasi dari tingkat pusat hingga kecamatan menjadi modal untuk terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

‎”‘Aisyiyah dan Muhammadiyah secara umum memang bergerak di bidang dakwah keagamaan, pendidikan, kesehatan dan sosial kemanusiaan. Kami hadir di semua lini dan ingin terus mendukung program-program pemerintah, khususnya dalam bidang kemanusiaan,” pungkasnya. RHT