SULTENG RAYA – Upaya membangun penegakan hukum yang transparan dan dekat dengan masyarakat terus dilakukan Kejaksaan Negeri (Kejari) Parigi Moutong. Salah satunya melalui penguatan sinergi dengan insan pers pada pertemuan silaturahmi dan dialog terbuka yang digelar di ruang kerja Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Parigi Moutong, Kamis (4/6/2026).

Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh keterbukaan. Kegiatan tersebut menjadi ruang komunikasi antara lembaga penegak hukum dan media massa untuk menyamakan persepsi dalam menyampaikan informasi kepada publik, sekaligus memperkuat kolaborasi dalam mengawal pembangunan dan penegakan hukum di daerah.

Kepala Kejaksaan Negeri Parigi Moutong, Dian Herdiman, yang baru sekitar satu bulan mengemban tugas sebagai Kajari, menegaskan bahwa pers memiliki posisi penting sebagai mitra strategis kejaksaan. Menurutnya, media massa, baik cetak, elektronik maupun daring, tidak hanya berperan sebagai penyampai informasi kepada masyarakat. “Pers merupakan mitra kontrol sosial yang membantu masyarakat memahami tugas, fungsi, dan kinerja kejaksaan, sekaligus mengawasi jalannya penegakan hukum di daerah,” ujar Dian Herdiman.

Ia menilai, keberadaan pers yang kritis, objektif, dan berimbang sangat dibutuhkan untuk memastikan setiap langkah penegakan hukum dapat diketahui serta dipahami masyarakat secara utuh. “Kami sangat membutuhkan pers yang kritis, objektif, dan berimbang agar setiap langkah yang kami ambil dalam menegakkan hukum dapat diketahui dan dipahami oleh masyarakat luas. Masukan dan laporan dari media juga menjadi bahan evaluasi penting bagi kami untuk bekerja lebih baik lagi,” katanya.

Dalam dialog tersebut, Dian juga memaparkan sejumlah program kerja, prioritas penanganan perkara, serta berbagai langkah pencegahan tindak pidana yang sedang dan akan dijalankan oleh Kejari Parigi Moutong.

Melalui kemitraan yang semakin erat dengan insan pers, Kejari Parigi Moutong berharap terbangun fondasi kuat dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, mencegah praktik korupsi, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kejaksaan.

Bagi Kejari Parigi Moutong, keterbukaan informasi dan kolaborasi dengan media bukan sekadar kebutuhan komunikasi, melainkan bagian penting dari upaya menghadirkan penegakan hukum yang akuntabel dan berkeadilan bagi masyarakat. AJI