Dalam edukasi tersebut, para siswa diberikan pemahaman mendasar mengenai pengertian Napza, contoh-contoh zat berbahaya, hingga dampak nyatanya terhadap kesehatan tubuh. Dery berharap peningkatan pengetahuan ini dapat membentengi para pelajar dari pengaruh buruk narkoba di wilayah tersebut.
Sementara itu, Kepala SMPN 1 Pomalaa, Nurmadi menyampaikan apresiasi kepada Perusahaan yang telah menginisiasi dan menempatkan kegiatan positif tersebut di sekolahnya. Kepsek berharap, perusahaan lain juga dapat mencontoh langkah PT Vale untuk bersama-sama menekan peredaran narkoba di kalangan remaja dan pelajar. Ia menilai sosialisasi ini sangat penting dan menjadi penyegaran pengetahuan kembali bagi para siswa. “Tentunya kami berharap, kegiatan edukasi seperti ini tidak terputus agar para siswa dapat terus membentengi diri dari ancaman narkotika,” katanya.
Sementara itu, perwakilan Pemerintah Kecamatan Pomalaa, La Ode Ndikode mengapresiasi langkah manajemen PT Vale yang memberikan edukasi sejak dini mengenai dampak buruk penyalahgunaan narkotika kepada generasi muda. “Untuk itu, saya mengajak seluruh pihak untuk berani memerangi narkotika dan mengingatkan para siswa agar tidak sekali-kali mencoba barang haram tersebut. Jangan coba-coba bersentuhan atau mencicipi, apalagi memakai. Sekali mencoba, pasti akan mengulangi untuk kedua kalinya,” pungkas Ndikode.
Melalui program edukasi ini, PT Vale IGP Pomalaa menegaskan komitmennya untuk tumbuh bersama masyarakat dengan membangun generasi muda yang sehat, berpengetahuan, dan bebas dari ancaman Napza serta HIV. */RHT
