Fadil juga meminta seluruh pengurus PBSI daerah menjaga soliditas organisasi dan mengedepankan profesionalisme dalam menjalankan program kerja. “Di usia PBSI ke-75 tahun, kita harus semakin dewasa sebagai organisasi. Kita harus berani mengevaluasi, berani berbenah, dan memperkuat seluruh mata rantai pembinaan nasional. Semangat persatuan dan profesionalisme harus menjadi kekuatan bersama agar bulutangkis tetap menjadi kebanggaan bangsa Indonesia,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum Pengprov PBSI Sulawesi Tengah, Ir Gufran Ahmad menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan PP PBSI kepada kepengurusan baru PBSI Sulteng. Menurutnya, amanah tersebut akan dijawab dengan kerja nyata untuk membangun pembinaan bulutangkis di Sulawesi Tengah secara lebih terstruktur dan berkelanjutan.

“Kami menyadari tantangan ke depan tidak ringan. Karena itu, PBSI Sulteng akan fokus memperkuat pembinaan usia dini, meningkatkan kualitas kompetisi daerah, serta mempererat sinergi dengan klub-klub bulutangkis di seluruh kabupaten dan kota,” ujar Gufran Ahmad.

Ia menambahkan, PBSI Sulteng juga berkomitmen melahirkan atlet-atlet potensial yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. “Kami ingin Sulawesi Tengah tidak hanya menjadi peserta dalam setiap kejuaraan nasional, tetapi mampu melahirkan atlet yang bisa mengharumkan nama daerah dan Indonesia. Untuk itu dibutuhkan kerja sama semua pihak, termasuk pemerintah daerah, KONI, klub, pelatih dan masyarakat pecinta bulutangkis,” katanya.

Gufran berharap pelantikan tersebut menjadi awal kebangkitan bulutangkis Sulawesi Tengah menuju prestasi yang lebih baik di masa mendatang.

Rangkaian acara pelantikan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars PBSI dan Mars Patriot Olahraga, dilanjutkan pembacaan Surat Keputusan, pengucapan janji pengurus, penandatanganan berita acara, hingga penyerahan bendera PBSI kepada Ketua Pengprov sebagai simbol amanah organisasi.

Usai pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian ucapan selamat dan sesi foto bersama. Pada kesempatan yang sama, PP PBSI bersama seluruh Pengprov turut memperingati Hari Ulang Tahun PBSI ke-75 melalui pemotongan tumpeng dan doa bersama. WAN