Lebih dari sekadar pelanggaran hukum, praktik PETI menyisakan ancaman serius. Bentang alam yang rusak, potensi longsor, hingga pencemaran lingkungan menjadi risiko nyata yang mengintai masyarakat sekitar.
Tarigan menegaskan, pihaknya tidak akan memberi ruang bagi aktivitas ilegal tersebut. “Ini bukan hanya soal hukum, tapi juga keselamatan dan masa depan lingkungan. Risiko yang ditimbulkan sangat besar,” tegasnya.
Kini, aparat kepolisian masih terus mendalami kasus tersebut. Penelusuran dilakukan untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan yang lebih besar, termasuk pihak pemodal yang berada di balik operasi tambang ilegal itu.
Polres Parigi Moutong memastikan langkah penegakan hukum tidak akan berhenti pada penindakan di lapangan. Koordinasi lintas instansi terus dilakukan guna memperkuat proses hukum dan mencegah aktivitas serupa kembali terjadi.
Di Kasimbar, deru excavator mungkin telah berhenti. Namun, upaya membongkar praktik PETI dan menutup ruang geraknya, baru saja dimulai. AJI

