RAYA – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tengah mencatat, inflasi gabungan dua kota indeks harga konsumen (IHK) dan Luwuk mengalami inflasi sebesar 1,74 persen sepanjang 2023 (Januari-Juli, red).

Kepala BPS Sulteng, Simon Sapary, mentatakan, pada Juli 2023, inflasi gabungan tercatat sebesar 0,23 persen serta inflasi tahun ke tahun dari Juli 2022 hingga Juli 2023 sebesar 2,96 persen.

Ia merinci, tercatat mengalami inflasi sebesar 0,11 persen dengan inflasi tahun kalender sebesar 1,23 persen dan inflasi tahun ke tahun sebesar 2,53 persen.

“Sementara Kota Luwuk, bulan ini mengalami inflasi sebesar 0,73 persen dengan inflasi tahun kalender sebesar 3,86 persen dan inflasi tahun ke tahun sebesar 4,77 persen,” kata Simon Sapary, dalam rilis data strategis bulanan BPS, Selasa (1/8/2023).

Ia menerangkan, inflasi Juli dipengaruhi naiknya indeks harga pada kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 0,45 persen, diikuti oleh kelompok transportasi 0,37 persen, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga 0,22 persen, kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran 0,14 persen, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya 0,09 persen, kelompok kesehatan 0,08 persen, kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga 0,02 persen, serta kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya 0,01 persen.

“Sementara penurunan indeks harga terjadi pada kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,14 persen dan kelompok , komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,01 persen. Sedangkan kelompok pendidikan relatif tidak mengalami perubahan indeks harga,” kata Simon.

Dari 90 kota pantauan IHK nasional, tercatat 77 kota mengalami inflasi dan 13 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Manokwari sebesar 1,43 persen dan terendah di Kota Bulukumba sebesar 0,01 persen.

Kota Tual mengalami deflasi tertinggi sebesar 0,50 persen, sementara Kota Palangka Raya dan Banjarmasin mengalami deflasi terendah sebesar 0,01 persen.

Kota Palu menempati urutan ke-63 inflasi di tingkat nasional dan urutan ke-11 di kawasan Sulampua, sementara Kota Luwuk menempati urutan ke-4 inflasi di tingkat nasional dan urutan ke-3 di kawasan Sulampua. RHT