SULTENG RAYA- Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin menerima kunjungan jajaran Dewan Pengurus Daerah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPD BKPRMI) Kota Palu, Senin (2/11/2026), di ruang kerja Wakil Wali Kota Palu.

Kunjungan yang dipimpin Ketua Umum DPD BKPRMI Kota Palu, Moh. Irwan, bersama Dewan Pembina, Ema Asmawati, tersebut dilaksanakan dalam rangka mempererat silaturahmi sekaligus melakukan koordinasi terkait sejumlah program dan kegiatan BKPRMI Kota Palu.

Dalam pertemuan tersebut, Moh. Irwan menyampaikan kepada Wakil Wali Kota Palu mengenai rencana pelaksanaan Ujian Munaqasyah Santri se-Kota Palu Tahun 2026.

Ia menjelaskan, DPD BKPRMI Kota Palu melalui Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Taman Kanak-Kanak Al-Qur’an (LPPTKA-BKPRMI) saat ini menaungi sekitar 70 Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA), dengan jumlah santri rata-rata sekitar 100 orang di masing-masing TPA.

“Dalam waktu dekat kami akan melaksanakan ujian munaqasyah. Pesertanya bukan seluruh santri, melainkan santri-santri pilihan yang sudah mencapai target hafalannya, dengan jumlah hampir 300 santri,” ungkap Irwan.

Ia menambahkan, pelaksanaan ujian munaqasyah tersebut dijadwalkan berlangsung pada 7–8 November 2026.

Setelah pelaksanaan ujian, DPD BKPRMI Kota Palu juga merencanakan kegiatan wisuda santri yang dijadwalkan pada Desember 2026 sebagai bentuk apresiasi terhadap para santri yang telah menyelesaikan tahapan pembelajaran dan memenuhi target yang ditetapkan.

Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin, menyambut baik rencana pelaksanaan Ujian Munaqasyah Santri se-Kota Palu tersebut.

Menurut wakil wali kota, kegiatan ini merupakan bagian penting dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan Al-Qur’an sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang memiliki pemahaman dan kecintaan terhadap nilai-nilai keagamaan.

Wakil wali kota berharap BKPRMI terus mengambil peran aktif dalam membina anak-anak melalui TPA yang tersebar di berbagai wilayah Kota Palu.

“Anak-anak yang belajar Al-Qur’an ini merupakan generasi penerus kita. Karena itu, pembinaan sejak dini sangat penting, bukan hanya dalam hal kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur’an, tetapi juga dalam membentuk akhlak dan karakter mereka,” ungkap wakil wali kota.

Wakil wali kota juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus BKPRMI, para ustaz dan ustazah, serta pihak-pihak yang selama ini telah berkontribusi dalam membimbing dan mendidik para santri.

Pemerintah Kota Palu, lanjut wakil wali kota, tentu mendukung berbagai kegiatan positif yang berorientasi pada pembinaan keagamaan dan pembangunan sumber daya manusia, sehingga dapat melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan memiliki landasan keimanan yang kuat.

Melalui pertemuan tersebut, diharapkan koordinasi antara BKPRMI dan Pemerintah Kota Palu dapat terus terjalin, khususnya dalam mendukung pembinaan generasi muda Islam serta penguatan pendidikan Al-Qur’an sejak usia dini di Kota Palu. ABS