SULTENG RAYA – Komitmen untuk memperluas akses pasar dan meningkatkan daya saing pelaku UMKM kembali diperkuat melalui peresmian Rumah Oleh-Oleh Kecamatan Bungku Timur di Desa Bahomoahi, Kabupaten Morowali, Kamis (13/8/2026).
Kehadiran fasilitas yang menjadi rumah oleh-oleh pertama di Kabupaten Morowali ini diharapkan menjadi penggerak baru ekonomi lokal sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas bagi berbagai produk unggulan masyarakat.
Rumah Oleh-Oleh Bungku Timur merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Morowali, Pemerintah Kecamatan Bungku Timur, kelompok masyarakat, pelaku usaha, serta PT Vale melalui Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) di bidang kemandirian ekonomi.
Kolaborasi ini menjadi wujud nyata sinergi lintas sektor dalam memperkuat ekosistem usaha lokal, meningkatkan nilai tambah produk daerah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Fasilitas tersebut hadir sebagai pusat promosi, pemasaran, dan etalase berbagai produk unggulan masyarakat yang selama ini berkembang sebagian besar melalui proses pendampingan dan pembinaan usaha. Mulai dari produk makanan olahan, kerajinan tangan, hingga berbagai produk kreatif khas daerah kini memiliki ruang yang lebih representatif untuk dipasarkan kepada masyarakat luas maupun para pengunjung yang datang ke Bungku Timur.
Lebih dari sekadar tempat penjualan produk, Rumah Oleh-Oleh Bungku Timur diharapkan menjadi simpul penggerak ekonomi masyarakat yang mampu menghubungkan pelaku UMKM dengan peluang pasar yang lebih besar. Kehadirannya juga menjadi langkah strategis dalam memperkuat rantai nilai ekonomi lokal sekaligus mendorong UMKM naik kelas melalui peningkatan promosi, pemasaran, dan penguatan identitas produk daerah.
Mewakili Bupati Morowali, Staf Ahli Perekonomian Kabupaten Morowali, Anwar Saimu menyampaikan, kehadiran Rumah Oleh-Oleh menjadi bukti nyata kolaborasi yang terbangun antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah.
“Rumah Oleh-Oleh Kecamatan Bungku Timur ini merupakan yang pertama di Kabupaten Morowali. Kehadirannya menjadi contoh nyata sinergi yang baik antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Kami berharap fasilitas ini dapat menjadi ruang promosi sekaligus pemasaran yang mampu meningkatkan pendapatan masyarakat dan memperkuat daya saing produk lokal,” ujarnya.
Sebagai perusahaan yang beroperasi di Morowali, PT Vale memandang pengembangan UMKM sebagai salah satu pilar penting dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Melalui PPM, perusahaan secara konsisten mendorong peningkatan kapasitas masyarakat agar mampu mengembangkan usaha yang mandiri dan berdaya saing.