SULTENG RAYA-Universitas Tadulako (Untad) menggelar Gala Dinner atau malam ramah tamah sebagai puncak perayaan Dies Natalis ke-45 di Gedung Auditorium Untad, Jumat (14/8/2026) malam.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Gubernur Sulawesi Tengah dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), mitra kerja sama, sponsor, alumni, serta sivitas akademika Untad.

Malam ramah tamah berlangsung meriah dengan sajian seni dan budaya yang dibawakan mahasiswa Untad. Sejumlah tarian khas daerah ditampilkan sebagai bentuk pelestarian budaya sekaligus hiburan bagi para tamu. Suasana semakin semarak dengan kehadiran penyanyi Vania LIDA sebagai bintang tamu.

Rangkaian acara juga diisi pemotongan tumpeng sebagai ungkapan syukur atas perjalanan Untad yang telah memasuki usia 45 tahun. Pada kesempatan yang sama, panitia menyerahkan piala bergilir kepada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) yang berhasil menjadi juara umum berbagai lomba dalam rangkaian Dies Natalis ke-45.

Ketua Panitia Dies Natalis ke-45 Untad, Dr. dr. Rosa Dwi Wahyuni, Sp.PK., M.Kes., mengatakan peringatan tahun ini diawali dengan kegiatan kick-off dan dilanjutkan berbagai agenda, mulai dari kegiatan akademik, pengembangan karier, expo, penghargaan, olahraga, sosial dan kesehatan, hingga kegiatan seremonial.

Seluruh rangkaian tersebut melibatkan sivitas akademika, alumni, mitra kerja, serta masyarakat Sulawesi Tengah.

“Semangat KITA UNTAD tidak hanya menjadi tema dalam perayaan Dies Natalis, tetapi juga menjadi semangat bersama dalam membangun Universitas Tadulako yang semakin unggul, inovatif, adaptif, dan berdampak bagi masyarakat, daerah, bangsa, dan negara,” ujarnya.

Rektor Untad Prof. Dr. Amar, S.T., M.T., menegaskan tema “KITA UNTAD” merupakan ajakan untuk membangun universitas secara kolektif melalui kebersamaan dan kolaborasi.

Menurutnya, usia 45 tahun harus menjadi momentum bagi Untad untuk melakukan refleksi sekaligus menatap tantangan yang lebih besar di masa depan.

“Bukan lagi berbicara tentang saya, unit saya, atau kelompok saya. Tetapi bagaimana kita bersama-sama membangun Untad sebagai rumah besar yang terus bergerak maju,” kata Amar.

Ia menegaskan, Untad merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan Sulawesi Tengah. Karena itu, peran kampus tidak sebatas menghasilkan lulusan, tetapi juga menjadi pusat ilmu pengetahuan, riset, inovasi, serta mitra pemerintah dalam merumuskan kebijakan dan mengembangkan sumber daya manusia.

Amar juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah atas dukungannya terhadap pengembangan pendidikan tinggi, termasuk dalam persiapan pembukaan Program Pendidikan Dokter Spesialis yang tengah disiapkan Untad bersama Fakultas Kedokteran.

Dalam kesempatan tersebut, Untad turut memberikan penghargaan kepada Gubernur Sulawesi Tengah atas dukungan pemberian beasiswa bagi mahasiswa Untad melalui Program Berani Cerdas.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sulawesi Tengah dr. Reny A. Lamadjido yang hadir mewakili Gubernur menyampaikan ucapan selamat atas Dies Natalis ke-45 Untad.

Ia menilai Untad memiliki peran strategis dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang nantinya menjadi pemimpin dan penggerak pembangunan di Sulawesi Tengah.

“KITA UNTAD adalah semangat yang sangat baik. Bukan lagi saya atau kamu, tetapi kita bersama-sama membangun daerah melalui kolaborasi dan sinergi,” ujarnya.

Reny juga mengapresiasi langkah Untad mempersiapkan Program Pendidikan Dokter Spesialis. Menurutnya, program tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan dokter spesialis di berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah.

Ia menilai perkembangan Untad semakin menunjukkan peningkatan kualitas dan menjadikannya sebagai salah satu pilihan utama masyarakat dalam menempuh pendidikan tinggi.

“Universitas Tadulako sekarang tidak boleh dipandang sebelah mata. Kita harus bangga karena Untad terus menunjukkan kemajuan yang luar biasa,” katanya.*ENG