SULTENG RAYA – Sebanyak 1.800 peserta didik mengikuti kegiatan Manasik Haji Cilik yang digelar Kelompok Kerja Kepala TK (K3TK) Wilayah II Kecamatan Palu Timur dan Mantikulore di Gedung GOR Beladiri Madani, Jalan RE Martadinata, Kota Palu, Sabtu (8/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi sarana pembelajaran bagi anak usia dini untuk mengenal rukun Islam kelima sekaligus mempraktikkan rangkaian ibadah haji secara edukatif.
Bunda PAUD Kota Palu, Hj. Diah Puspita, S.Ap., M.AP., mengatakan kegiatan manasik haji tidak hanya memberikan pemahaman keagamaan kepada anak, tetapi juga menjadi media untuk menanamkan pendidikan karakter sejak dini.
“Alhamdulillah anak-anakku sudah melakukan manasik haji. Ini merupakan pembelajaran ibadah yang sangat mulia, rukun Islam yang kelima,” ujarnya.

Menurutnya, berbagai aktivitas dalam manasik haji dapat menjadi pembelajaran nilai kehidupan bagi anak-anak. Ketika anak belajar tertib dalam barisan, misalnya, mereka sekaligus belajar tentang kedisiplinan.
Begitu pula saat mengikuti antrean, anak-anak diajarkan untuk bersabar. Sementara ketika berjalan bersama-sama, mereka belajar mengenai kebersamaan.
“Ini adalah pendidikan karakter yang kita tanamkan sejak dini. Jadi hari ini, kegiatan ini bukan hanya kegiatan pembelajaran manasik haji saja,” katanya.
Diah juga mengingatkan para orangtua agar tidak sepenuhnya menyerahkan pendidikan agama maupun pendidikan karakter kepada sekolah dan guru.
Ia menegaskan, keluarga merupakan tempat pertama bagi anak dalam mengenal nilai-nilai agama dan kehidupan.
“Kita orangtua ini adalah sekolah pertama untuk anak kita. Tentunya mereka mengenal ibadah, mengenal Allah SWT, mengenal Rasulullah SAW, mengenal akhlak, semuanya dimulai dari rumah,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Kegiatan, Rahma Ramli, S.Pd, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan mengenalkan rukun Islam kelima sekaligus memberikan pengalaman praktik ibadah haji kepada anak-anak melalui metode yang sesuai dengan usia mereka.
“Semoga ikhtiar dan keikhlasan kita semua mendapatkan nilai ibadah di sisi-Nya,” katanya.
Ketua K3TK Wilayah II, Israwati, S.Pd, menambahkan bahwa Manasik Haji Cilik merupakan salah satu program K3TK Wilayah II yang bertujuan memberikan pemahaman sekaligus pengalaman langsung kepada peserta didik.
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan, termasuk para orangtua peserta didik.
“Saya mengucapkan terima kasih untuk seluruh pihak yang terlibat, orangtua yang telah berkontribusi sehingga kegiatan ini berjalan dengan lancar,” ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, peserta didik tidak hanya diperkenalkan pada pelaksanaan ibadah haji, tetapi juga dibiasakan menerapkan nilai disiplin, kesabaran, kebersamaan dan ketertiban dalam kehidupan sehari-hari. RHT