SULTENG RAYA – Momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Kabupaten Sigi yang berlangsung di Taman Likuifaksi, Desa Lolu, pada Rabu (24/6/2026), menjadi ajang penguatan komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan sosial ketenagakerjaan bagi para pekerja di Kabupaten Sigi.
Di tengah semangat kebangkitan daerah yang terus berupaya bangkit dari berbagai tantangan, termasuk bencana gempa bumi yang melanda sejumlah wilayah Sulawesi Tengah pada Juni 2026, kehadiran negara melalui Program BPJS Ketenagakerjaan menjadi bukti nyata bahwa perlindungan bagi pekerja dan keluarganya tetap menjadi prioritas.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Gubernur Sulteng, Reny A Lamadjido bersama Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae, Wakil Bupati Samuel Yansen Pongi, serta Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Palu Nursalam Halim menyerahkan secara simbolis manfaat Program Jaminan Kematian (JKM) dan beasiswa pendidikan kepada ahli waris peserta BPJS Ketenagakerjaan.
Santunan pertama diberikan kepada ahli waris Jonofri, yang merupakan Aparat Desa Jono Oge, Kecamatan Sigi Biromaru. Total manfaat yang diterima sebesar Rp198.000.000,- terdiri atas santunan Jaminan Kematian sebesar Rp42.000.000,- serta manfaat beasiswa pendidikan untuk dua orang anak sebesar Rp156.000.000.
Selain itu, diserahkan pula santunan Jaminan Kematian kepada ahli waris Agus Fanani, yang merupakan LKD LAD Desa Bora, Kecamatan Sigi. Penyerahan santunan tersebut menjadi wujud nyata kehadiran pemerintah bersama BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan perlindungan sosial bagi para pekerja beserta keluarganya.
Manfaat yang diterima diharapkan dapat meringankan beban ekonomi keluarga yang ditinggalkan sekaligus menjamin keberlangsungan pendidikan anak-anak peserta.
Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Palu, Nursalam Halim menyampaikan bahwa setiap pekerja, termasuk aparatur desa, perangkat desa, lembaga kemasyarakatan desa, hingga pekerja rentan, memiliki hak untuk mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Oleh karena itu, sinergi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, Pemerintah Kabupaten Sigi, dan BPJS Ketenagakerjaan akan terus diperkuat guna mewujudkan Universal Coverage Jamsostek di Kabupaten Sigi.
Peringatan HUT ke-18 Kabupaten Sigi tidak hanya menjadi perayaan hari jadi daerah, tetapi juga menjadi momentum mempertegas semangat gotong royong, kepedulian, dan perlindungan terhadap masyarakat pekerja.
Di tengah proses pemulihan pascabencana yang kembali menguji ketangguhan masyarakat Sulawesi Tengah pada Juni 2026, penyerahan manfaat BPJS Ketenagakerjaan menjadi simbol hadirnya negara dalam memberikan kepastian perlindungan bagi pekerja dan keluarganya, sehingga mereka dapat terus melangkah dengan rasa aman dan harapan menuju Kabupaten Sigi yang semakin maju, tangguh, dan sejahtera. */Wan