SULTENG RAYA – Mengurangi plastik sekali pakai, momen Idul Adha penggunaan plastik cukup besar, Roemah Jurnalis menginisiasi eco kurban atau penggunaan wadah ramah lingkungan.

Sebanyak 70 wadah ramah lingkungan berupa anyaman dari daun kelapa yang biasa disebut kamboti serta bingga yang terbuat dari anyaman daun silar dijadikan wadah  daging kurban.

Ketua Panitia Kurban Roemah Jurnalis  Moh Arief, mengatakan, puluhan daging kurban tersebut disalurkan ke jurnalis bergabung di Roemah Jurnalis. “Kurban sendiri sebagai bentuk ketaatan dan mendekatkan diri kepada Allah SWT,” memiliki makna menyembelih sifat-sifat hewani terdapat dalam diri manusia,” ujarnya.

Salah seorang jurnalis yang konsen terhadap lingkungan, Heri Susanto (Rindang.Id) mengatakan, eco kurban ini menjadi inspirasi bagi semua pihak, terutama para jurnalis yang keseharariannya berperan mengedukasi masyarakat, sekaligus kontribusi bagi Kota Palu atas surat edaran wali kota peduli lingkungan. “Selain itu dengan penggunaan kamboti dan bingga bisa menghidupkan ekonomi lokal dan budaya penggunaan wadah tradisional masyarakat Kaili di Kota Palu,” ujarnya.

Dalam momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, PT Citra Palu Minerals (CPM) menyalurkan total 45 ekor sapi kurban  didistribusikan di Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, serta sejumlah daerah lainya. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya sebanyak 35 ekor sapi. */AMR