SULTENG RAYA – Deru ombak dan aktivitas nelayan di pesisir Kabupaten Parigi Moutong kini menjadi saksi awal hadirnya sebuah program strategis yang digadang-gadang mampu mengubah wajah kawasan pantai. Program Kampung Nelayan Merah Putih mulai disurvei, menandai langkah awal menuju penataan kawasan pesisir yang lebih modern dan berdaya saing.

Tim dari Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap turun langsung ke lapangan untuk memastikan kesiapan lokasi. Tak sekadar melihat kondisi geografis, survei ini juga menilai kesiapan lahan serta sejauh mana masyarakat dapat terlibat aktif dalam mengelola program ke depan.

Koordinator Penyuluh Perikanan Kabupaten Parigi Moutong, Muhammadong, menegaskan bahwa partisipasi masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan program tersebut. “Yang kita lihat itu kesiapan lahan dan masyarakat dalam mengelola kegiatan yang akan berjalan ke depan,” ujarnya, menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan warga pesisir.

Sejumlah desa telah lebih dulu disambangi pada tahap awal, di antaranya Desa Pelawa Baru, Boyantongo, dan Sausu Tambu. Sementara itu, survei berlanjut ke wilayah utara, menyasar Desa Dusunan dan Karya Mandiri—dua titik yang dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan.