SULTENG RAYA-Peserta didik SMPN 1 Palu kembali mengukir prestasi tingkat nasional, kali ini ditorehkan oleh empat peserta didiknya berhasil masuk dalam finalis dalam ajang Indonesian Student Research Competition (ISRC) 2026 yang dilangsungkan pada April 2026.

Indonesian Student Research Competition (ISRC) 2026 merupakan ajang kompetisi riset dan inovasi sains bergengsi tingkat nasional bagi pelajar SMP/SMA sederajat (usia 11-18 tahun) yang diselenggarakan oleh Indonesia Scientific Society (ISS). Kompetisi ini bertujuan mewadahi peneliti muda untuk memamerkan karya riset berdampak, dengan final diadakan di Bandung pada April 2026.

Keempat peserta didik itu masing-masing Denara Queenza Azalia, I Made Arya Wiratama, Karenza Praisillia Musa dan Raniyah Khaerunnisa. Sekaligus mereka ini mewakili Sulawesi Tengah di kompetisi itu. Keempatnya dibawah bimbingan Isnawati Nurdin S.Pd., M.Pd dan Mustafid Rasyid, S.Si., M.Sc serta mendapatkan pengawasan langsung dari Wakasek Kesiswaan SMPN 1 Palu Ashar Laborahima S.Pd.

Menurut Isnawati Nurdin, sebelumnya SMPN 1 Palu mengirim tiga epeper hasil riset dari tiga tim yang terbentuk, namun setelah melewati koreksi kelayakan oleh tim ISRC 2026 yang dinyatakan lolos hanya satu epeper hasil riset terkait  tanaman Songgo Langit dan Buluntas dipadukan menjadi ekstrak, diaplikasikan pada tumbuhan Bawang Merah.

“Dari tiga epeper yang kami kirim, hanya satu diantaranya dinyatakan lolos, kami terima pengumuman hasil koreksi kelayakan itu pada 25 Februari 2026, ini berkah bulan puasa,”sebut Isnawati saat ditemui di Laboratorium IPA SMPN 1 Palu, Senin (2/3/2026).

Kata Isnawati, lolos masuk ketahap ini sangat beruntung, karena seleksinya sangat ketat hanya 40 epeper se Indonesia yang dinyatakan lolos untuk setiap cabang. Sulawesi Tengah tingkat SMP hanya diwakili SMPN 1 Palu. 

Saat ini pihaknya terus meningkatkan intensitas pelatihan tiga kali sehari, pagi secara tatap muka langsung, sementara untuk sore hari dan malam hari usai salat tarwih dilakukan melalui daring. “Syukurnya mereka sudah terbiasa mengikuti pelatihan ketat seperti ini, terlebih mendapatkan dukungan yang luar biasa dari orang tua,”sebut Isnawati.

Isnawati berharap, hasil tingkat nasional nantinya bisa membanggakan sekolah dan daerah sebagaimana kompetisi –kompetisi sebelumnya yang perna diikuti oleh peserta didik SMPN 1 Palu.

Isnawati menambahkan, jika saat ini pihaknya tidak saja menghadapi kompetisi di  ISRC 2026, ia juga tengah mempersiapkan sejumlah peserta didiknya untuk mengikuti Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI). ENG