Ia menambahkan, generasi muda saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks seiring perkembangan teknologi dan perubahan sosial. Kondisi tersebut menuntut pemuda untuk memiliki karakter kuat, berpikir kritis, kreatif, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Menurut Prof Rajindra, semangat patriotisme, kegigihan, dan solidaritas harus menjadi landasan bagi mahasiswa untuk terus berkarya dan menjawab berbagai persoalan di tengah masyarakat. Peringatan Sumpah Pemuda juga menjadi pengingat pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman suku, agama, budaya, dan pandangan. Nilai-nilai tersebut merupakan modal penting dalam memperkuat kehidupan berbangsa dan bernegara.
Ia berharap, momentum Sumpah Pemuda ke-98 dapat mendorong generasi muda, khususnya mahasiswa Unismuh Palu, untuk meningkatkan kualitas diri dan mengambil bagian dalam pembangunan nasional.
“Semangat Sumpah Pemuda harus kita wujudkan melalui karya, prestasi, dan pengabdian. Generasi muda harus menjadi bagian dari solusi bagi bangsa, sehingga mampu berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia yang maju dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045,” tutupnya. ENG