“Nantinya, uang administrasi pendaftaran bakal calon itu tidak akan digunakan untuk PSSI Sulteng atau panitia, melainkan tetap didistribusikan ke Askab, Askot, dan klub sebagai bagian dari pembinaan serta penyehatan organisasi dan klub,” jelas Samsurijal Labatjo di Palu, Selasa (27/10/2026).
Pada proses perhelatan Kongres Luar Biasa (KLB) mendatang, tercatat sebanyak 22 pemilik hak suara (voters) resmi yang terverifikasi dan tervalidasi. Pemilik suara tersebut terdiri atas 13 Askab/Askot PSSI, 2 Asosiasi Sepak Bola, dan 7 Klub anggota resmi Asprov PSSI Sulteng.
Plt Wakil Ketua Umum Asprov PSSI Sulteng, Rachmansyah Ismail, mengajak seluruh masyarakat Sulawesi Tengah yang memenuhi syarat untuk berani tampil mencalonkan diri. Mantan Pj Bupati Morowali ini menegaskan kepengurusan transisi bersikap netral dan siap mengawal KLB berjalan aman serta transparan.
“Siapa saja bisa mendaftar menjadi bakal calon ketua umum dan kami buka seluas-luasnya untuk masyarakat Sulawesi Tengah. Siapa pun panitia penyelenggara harus memastikan pelaksanaan kongres berjalan baik. Saya tidak memiliki kepentingan pribadi, dua kuncinya, aman dari sisi apa pun dan sukses dalam keberhasilannya,” tegas Rachmansyah Ismail.
Melalui pembukaan pendaftaran ini, perhelatan KLB Asprov PSSI Sulteng 2026 diharapkan berjalan demokratis dan melahirkan sosok pimpinan definitif yang mampu membawa sepak bola Sulawesi Tengah menembus kancah nasional.*WAN