Ia menceritakan bahwa saat perhelatan Muktamar NU sebelumnya, Muhammadiyah tercatat pernah memberikan kesan dan andil yang luar biasa dalam membantu warga Nahdliyin di berbagai daerah di Indonesia. “Mari kita sukseskan bersama. Kita tahu, antara NU dan Muhammadiyah selalu sejalan dalam memberikan kemajuan bagi bangsa, negara, dan agama,” ujar Awaluddin penuh semangat.

PWNU Sulteng menilai bahwa suksesnya penyelenggaraan Tanwir Muhammadiyah di Kota Palu juga menjadi pertaruhan marwah dan harga diri bagi masyarakat Sulawesi Tengah secara keseluruhan. Oleh karena itu, dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan elemen masyarakat lintas ormas, sangat dibutuhkan agar hajatan nasional ini berjalan sukses tanpa kendala.

Melalui momentum ini, PWNU Sulteng berharap sinergi dan kolaborasi antara NU, Muhammadiyah, pemerintah, serta mitra strategis lainnya dapat terus dirawat demi memperkuat persatuan umat serta membawa kemaslahatan yang nyata bagi pembangunan daerah di Sulawesi Tengah. *ENG