Menurutnya, peringatan hari jadi daerah harus menjadi kesempatan untuk merefleksikan perjalanan pembangunan sekaligus mensyukuri berbagai kemajuan yang telah diraih bersama. Ia juga menilai bahwa pembangunan tidak cukup hanya mengandalkan kerja keras dan kolaborasi, tetapi perlu disertai doa serta dukungan seluruh masyarakat.

Bupati mengakui bahwa pemerintah daerah memiliki berbagai keterbatasan, baik dalam kemampuan, kebijaksanaan, maupun tenaga untuk menjalankan tanggung jawab pemerintahan.

Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk terus mendoakan Kabupaten Morowali Utara agar setiap upaya pembangunan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat. “Dengan topangan doa dan pertolongan Tuhan, kami percaya bahwa keterbatasan yang kami miliki dapat ditopang oleh pertolongan-Nya,”ujarnya.

Selain mengajak masyarakat memperkuat kehidupan spiritual,  Delis berharap KKR menjadi sarana mempererat persaudaraan, memperkuat toleransi, dan menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat Morowali Utara.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat mendoakan Indonesia dan Kabupaten Morut agar senantiasa mendapat perlindungan dari berbagai bencana. Menutup sambutannya, Bupati Delis menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang selama ini turut mendukung pembangunan Kabupaten Morowali Utara.

Ia juga berterima kasih kepada panitia pelaksana, jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), unsur TNI-Polri, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan KKR tersebut. Secara khusus, Bupati menyampaikan apresiasi kepada Pdt. Dr. Gilbert Emanuel Lumoindong yang telah meluangkan waktu untuk melayani jemaat di Kabupaten Morut. VAN