SULTENG RAYA — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Parigi Moutong menangani dampak bencana hidrometeorologi yang terjadi di sejumlah wilayah, Jumat (2/10/2026).
Penanganan dilakukan terhadap banjir yang melanda sejumlah desa di Kecamatan Toribulu serta kekeringan yang masih berdampak pada masyarakat di wilayah utara Kabupaten Parigi Moutong.
Banjir di Kecamatan Toribulu terjadi sekitar pukul 06.10 WITA setelah hujan dengan intensitas tinggi berlangsung cukup lama. Debit air sungai meningkat hingga meluap dan merendam sejumlah permukiman warga.
Wilayah yang terdampak meliputi Desa Toribulu Selatan, Tomoli Utara, Sibalago, Singura, Tomoli Selatan dan Sienjo.
Merespons kondisi tersebut, BPBD Parigi Moutong melakukan penanganan darurat dengan menormalisasi saluran pembuang di Desa Tomoli Utara, Tomoli Selatan dan Sienjo.
Normalisasi dilakukan untuk memperlancar aliran air, mengurangi genangan serta meminimalkan dampak banjir terhadap permukiman warga.
Sementara itu, BPBD juga masih menangani dampak kekeringan di wilayah utara Kabupaten Parigi Moutong dengan mendistribusikan air bersih kepada masyarakat terdampak.
Kebutuhan air bersih meningkat, terutama di Desa Petunasugi dan Desa Kotanagaya, Kecamatan Bolano Lambunu.
Penanganan dilakukan sesuai dengan kondisi di masing-masing wilayah. Untuk wilayah terdampak banjir, BPBD memfokuskan penanganan pada pengurangan genangan dan pemulihan fungsi saluran air.
Sedangkan di wilayah terdampak kekeringan, penanganan diarahkan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat berupa air bersih. AJI
