SULTENG RAYA – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, masyarakat diimbau lebih waspada terhadap berbagai informasi mengenai demonstrasi yang beredar di media sosial. Informasi yang belum terverifikasi dikhawatirkan memicu keresahan hingga mengganggu suasana kondusif.
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto meminta masyarakat tidak mudah percaya terhadap narasi yang beredar, khususnya informasi yang mengarah pada aksi demonstrasi dan kerusuhan sepanjang Agustus 2026.
Menurut Agus, informasi yang belum memiliki kepastian kebenaran belakangan beredar cukup masif. Bahkan, sejumlah konten yang beredar di media sosial membawa-bawa nama institusi TNI. “Ya banyak ya, tentang TNI dan sebagainya. Jadi berita itu kan beredar sangat masif dan tidak bisa dipertanggungjawabkan,” kata Jenderal Agus
Karena itu, Agus meminta masyarakat melakukan pengecekan terlebih dahulu sebelum mempercayai maupun menyebarluaskan informasi. Sikap kritis diperlukan agar masyarakat tidak ikut menyebarkan kabar yang ternyata tidak sesuai fakta. “Jadi sekali lagi saya mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh berita-berita yang beredar yang belum bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya,” ucapnya.