Ia mengajak BPJS Kesehatan, Dinas Kesehatan, fasilitas kesehatan, pemerintah kecamatan dan desa, pelaku usaha, serta seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat sinergi dalam mendata masyarakat yang belum terdaftar dan mengidentifikasi peserta yang status kepesertaannya tidak aktif.

“Saya mengajak seluruh peserta forum untuk memperkuat sinergi dalam melakukan pendataan masyarakat yang belum terdaftar, mengidentifikasi peserta nonaktif, serta memberikan edukasi yang komprehensif kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga status kepesertaan JKN tetap aktif,” katanya.

Selain peningkatan jumlah peserta, Sekda juga menekankan pentingnya peningkatan mutu pelayanan kesehatan. Menurutnya, fasilitas kesehatan sebagai garda terdepan pelayanan harus mampu memberikan layanan yang profesional, ramah, cepat, transparan, dan berorientasi pada keselamatan pasien.

Ia menegaskan bahwa kepuasan masyarakat harus menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan di daerah. Melalui forum tersebut, pemerintah daerah berharap dapat menghasilkan berbagai rekomendasi dan langkah konkret yang dapat segera ditindaklanjuti guna mempercepat pencapaian target UHC berkualitas di Kabupaten Parigi Moutong.

“Melalui forum ini saya berharap lahir berbagai gagasan, rekomendasi, dan langkah-langkah konkret yang dapat segera ditindaklanjuti untuk mempercepat pencapaian target Universal Health Coverage berkualitas di Kabupaten Parigi Moutong,” pungkasnya. */AJI