“Kami juga menguatkan dengan kebijakan dari pemerintah, kami mencoba mengkaji kondisi kebijakan di Sulteng, dan ternyata dari dari riset itu di Sulteng yang betul-betul mengintegrasikan PRB dan juga perubahan iklim itu hanya ada dua kebijakan RTRW Provinsi dan Perda Sigi Hijau,”jelasnya.

Olehnya, dia berharap, peran media dalam mengedukasi masyarakat melalui pemberitaan dapat juga mengangkat upaya-upaya dari komunitas atau lembaga yang fokus pada pengurangan risiko bencana maupun perubahan iklim, sehingga dapat terpublikasi dengan baik ke masyarakat.

Dialog PRB-API itu menghadirkan narasumber yakni Kepala Stasiun BMKG Pemantau Atmosfer Lore Lindu Bariri, Asep Firman, Bidang Perencanaan BNPB Sulteng, Surya Harun, Jurnalis/Fotografer senior, Basri Maszuki dan juga Forum PRB Sulteng, Neni Muhidin. AMR