SULTENG RAYA — Menyambut Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2026, Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah menggelar rapat persiapan Pelayanan KB Metode Operasi Wanita (MOW) sekaligus Monitoring dan Evaluasi Pemanfaatan Aplikasi SIRIKA (Sistem Informasi Rantai Pasok Alat dan Obat Kontrasepsi), Rabu (20/5/2026) melalui zoom meeting. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam mematangkan pelayanan KB serentak agar masyarakat dapat memperoleh layanan KB yang aman, mudah diakses, dan didukung ketersediaan alat kontrasepsi yang optimal.
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah, Nuryamin, menegaskan bahwa pelayanan KB serentak dalam rangka Harganas harus dipersiapkan secara maksimal agar masyarakat dapat memperoleh pelayanan KB berkualitas. “Jangan sampai ada kendala pelayanan di lapangan, baik dari sisi kesiapan fasilitas, pendanaan, maupun ketersediaan alokon. Semua harus dipastikan siap agar pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal,”ujarnya.
Sulteng sendiri memperoleh target 279 akseptor MOW atau tubektomi pada pelayanan KB serentak ini. Melalui pelayanan tersebut, diharapkan capaian peserta KB baru (PB) dan KB pascapersalinan (KBPP) juga semakin meningkat.