Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah juga katanya memberikan ruang untuk menyampaikan aspirasi secara langsung dengan Gubernur memberikan ruang tanpa melalui mekanisme protokoler. Di sisi lain, Kepala Perwakilan BKKBN Sulawesi Tengah Tenny C.Soriton, S.Sos.,MM menyoroti pentingnya ketahanan keluarga, khususnya peran laki-laki dalam menjaga keharmonisan rumah tangga.

“Kita sebagai laki-laki harus introspeksi. Dari yang saya amati, 4 dari 5 kasus perceraian yang saya tangani justru diajukan oleh pihak perempuan. Ada apa ini?” tegasnya.
“Saat ini perempuan memiliki kemampuan yang semakin luas dalam berbagai bidang, bahkan banyak yang sudah memiliki penghasilan sendiri. Karena itu, laki-laki perlu melakukan introspeksi dan semakin memperkuat peran dalam keluarga,” tambahnya.

Dari sisi program, capaian peserta KB aktif hingga Oktober 2025 mencapai 287.848 orang, termasuk 95.848 peserta Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP), yang berarti telah memenuhi target.
Sementara itu, program KB pascapersalinan juga melampaui target dengan capaian 33.129 atau 103,4 persen.

Meski capaian menunjukkan tren positif, masih terdapat tantangan di beberapa daerah, seperti cakupan laporan kelompok kegiatan (Poktan) yang belum optimal serta rendahnya peserta MKJP di wilayah tertentu, termasuk Banggai Laut. AMR