Tercatat, angka kecelakaan lalu lintas berhasil ditekan dari 55 kejadian pada tahun 2024 menjadi 53 kejadian di tahun 2025 atau turun sebesar 3,63 persen. Selain itu, jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas juga mengalami penurunan signifikan, dari 12 jiwa pada tahun 2024 menjadi 5 jiwa di tahun 2025 atau turun sebesar 58,33 persen.
βSebanyak 1.020 personel, yang terdiri dari 199 personel Polda Sulteng dan 821 personel Polres/Polresta jajaran yang dilibatkan selama operasi ini,β jelasnya.
Sementara, Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sulteng Kombes Pol Agung Tri Widiantoro menjelaskan Operasi Keselamatan Tinombala 2026 merupakan tahapan awal sebelum dilaksanakannya Operasi Ketupat, yang bertujuan untuk menciptakan kondisi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar menjelang momentum tersebut. Operasi tersebut digelar selama 14 hari, terhitung mulai dari 2 hingga 15 Februari 2026 di seluruh wilayah Sulawesi Tengah.
βOperasi ini menjadi langkah awal untuk mempersiapkan masyarakat dan sarana transportasi sebelum dimulainya Operasi Ketupat. Fokus utama kami adalah meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas,βujar Agung. AMR