Dua Tim lainnya meraih medali perak masing-masing Tim yang diketuai oleh Girly Bellenale dengan judul penelitian “Aktivitas Antifungsi Ekstrak Tumbuhan Tridax Procumbens L. Terhadap Jamur Penyebab Layu Fusarium pada Bawang Merah Palu” dengan anggota tim masing-masing, Raniyah Khaerunnisa, Karenza Praisillia Musa, Siti Hajar Annafisah Muchtar, Atiqah Aydhini, dan Putu Eka Sadira.

Berikutnya Tim yang diketuai oleh Ibnu Abyasa Hakim dengan judul penelitian “Uji Toksisitas  Buah Bintaro Terhadap Hama Kutu Kebul Tanaman Cabe” dengan anggota tim masing-masing Mohammad Irsyad Paudi, Muhammad Farhan Adiza Landungi, Ahmad Maulana, Eureline Theodora, dan Tsania.

Pembina KIR SMPN 1 Palu ini mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi sejak persiapan, penelitian, hingga pelaksaan kompetisi. Menurutnya, prestasi yang diukir oleh peserta didiknya itu tidak lepas dari kontribusi para pihak yang terlibat.

“Terimakasih kepada bapak ibu Pembina, para orang tua peserat didik yang telah mendukung, terlebih kepada ibu Zahra dan ibu Ratih yang terlibat langsung mendampingi anak-anak dalam penelitian, juga kepada Wakasek Kesiswaan Bapak Ashar Laborahima S.Pd yang terus memantau penelitian dan mendampingi langsung anak-anak saat mengikuti kompetisi secara online, tentu ini semua menjadi penyemangat anak-anak, terimakasih untuk itu semua,”sebut Isnawati.

Ia berharap, prestasi yang diraih oleh peseta didiknya ini tidak menjadikan mereka cepat berpuas diri, namun dijadikan sebagai pemantik untuk terus belajar dan mengukir prestasi yang lebih banyak lagi, terlebih mereka masih sangat muda, perjalanan mereka masih sangat penjang.

Dalam waktu dekat, tepatnya bulan April 2026, SMPN 1 Palu kembali akan mengutus sejumlah peserta didik pilihan untuk mengikuti Indonesia Student Research Competition (ISRC) 2026, dengan harapan prestasi yang telah diukur di Naspo 2025, kembali bisa diukur di ISRC 2026. ENG