SULTENG RAYA- Rektor Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Palu, Prof. Dr. H. Rajindra, SE., MM, mendorong mahasiswa agar lebih produktif serta siap menghadapi tantangan dan perubahan zaman yang kian cepat. Ia menegaskan, mahasiswa harus dibekali keterampilan yang relevan agar mampu bertahan dan bersaing di masa depan.

Menurutnya, di tengah era penuh ketidakpastian, mahasiswa tidak cukup hanya mengandalkan pengetahuan akademik, tetapi juga perlu menguasai keterampilan praktis dan adaptif. “Mahasiswa harus menjadi pembelajar sepanjang hayat, terbuka terhadap perkembangan teknologi, ekonomi, sosial, dan budaya agar mampu bersaing di dunia kerja yang semakin dinamis,” ujar Prof. Rajindra.
Ia menekankan pentingnya penguasaan keterampilan teknis dan keterampilan lunak (soft skills), seperti komunikasi, kreativitas, kerja tim, dan kepemimpinan, sebagai bekal menghadapi dunia profesional yang kompetitif. Selain itu, mahasiswa juga diingatkan agar tidak takut melakukan kesalahan dalam proses belajar.
“Kesalahan adalah bagian dari pembelajaran. Yang terpenting adalah kemampuan untuk bangkit, memperbaiki diri, dan terus belajar,” tegasnya.
Prof. Rajindra menambahkan, dunia kerja saat ini membutuhkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan aplikatif yang dapat diterapkan dalam berbagai bidang kehidupan. Oleh karena itu, ia mendorong mahasiswa memanfaatkan program Kampus Berdampak sebagai sarana pengembangan diri.
Melalui program tersebut, mahasiswa memiliki kesempatan mengikuti magang, proyek desa, pertukaran pelajar, penelitian, wirausaha, hingga kegiatan kemanusiaan yang memberikan pengalaman nyata di luar ruang kelas. Program ini dinilai mampu menjembatani dunia pendidikan dan dunia industri.
“Pengalaman langsung dari Kampus Berdampak akan memperkaya kompetensi mahasiswa dan meningkatkan daya saing lulusan,” jelasnya.
Selain pembelajaran formal, Rektor Unismuh Palu juga mengimbau mahasiswa aktif mengikuti pelatihan, seminar, dan kegiatan ekstrakurikuler. Ia menegaskan bahwa kesuksesan tidak semata ditentukan oleh IPK, melainkan oleh keterampilan, karakter, dan pengalaman.
Prof. Rajindra berharap mahasiswa Unismuh Palu dapat memanfaatkan setiap peluang untuk meningkatkan kualitas diri, sehingga mampu menjadi generasi yang inovatif, kreatif, dan siap menghadapi perubahan global. ENG