SULTENG RAYA – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Palu menerima kunjungan Direktur Pelayanan Tahanan dan Anak (Diryantah) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Mulyadi, bersama tim pada Selasa (27/10/2026).
Kunjungan tersebut, didampingi oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah, Herman Mulawarman, serta seluruh Kepala UPT Pemasyarakatan di wilayah Palu, Sigi, dan Donggala.
Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap penyelenggaraan pelayanan serta pembinaan anak, sekaligus memastikan kelengkapan administrasi dan ketersediaan sarana dan prasarana pendukung di LPKA Palu berjalan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
Dalam peninjauan tersebut, Mulyadi melihat langsung pelaksanaan kegiatan pendidikan di ruang kelas. Ia tampak kagum melihat semangat dan antusiasme anak binaan dalam mengikuti proses pembelajaran. Baginya, semangat tersebut menjadi gambaran bahwa kesempatan untuk belajar dan memperbaiki diri merupakan bagian penting dalam perjalanan anak binaan menuju masa depan yang lebih baik.
“Saya sangat mengapresiasi semangat anak-anak dalam mengikuti kegiatan pendidikan. Ini menunjukkan bahwa mereka memiliki potensi besar untuk terus berkembang. Tugas kita bersama adalah memastikan mereka mendapatkan kesempatan, pendampingan, dan pembinaan yang baik agar kelak dapat kembali ke masyarakat dengan bekal keterampilan dan kepercayaan diri,” ujar Mulyadi.
Selain meninjau kegiatan pendidikan, Mulyadi juga melihat secara langsung aktivitas keterampilan yang diikuti anak binaan. Dalam kegiatan tersebut, anak-anak diajarkan membuat berbagai kerajinan meronce, seperti tasbih, gelang, gantungan kunci, hingga gantungan telepon genggam. Beragam hasil karya tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan di LPKA Palu tidak hanya berfokus pada pendidikan, tetapi juga pengembangan kreativitas dan keterampilan sebagai bekal kemandirian.
Suasana kunjungan semakin mengharukan ketika dua orang anak binaan tampil membawakan dua buah lagu yang menyentuh hati. Penampilan sederhana tersebut menghadirkan suasana penuh haru dan menjadi momen yang membekas bagi rombongan yang hadir. Melalui lantunan lagu tersebut, tersirat harapan, semangat, serta keinginan anak-anak untuk terus melangkah dan meraih masa depan yang lebih baik.
Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sulawesi Tengah (Sulteng), Herman Mulawarman, menyampaikan bahwa pendidikan, pembinaan kepribadian, dan pelatihan keterampilan merupakan bagian penting dalam mempersiapkan anak binaan kembali ke tengah masyarakat.
“Anak-anak ini memiliki masa depan yang harus kita jaga bersama. Karena itu, pembinaan harus berkelanjutan agar mereka dapat belajar, berkarya, mengembangkan potensi, dan membangun kepercayaan diri. Kami terus mendorong layanan dan pembinaan di seluruh UPT Pemasyarakatan agar sesuai standar dan kebutuhan warga binaan,” kata Herman Mulawarman.
Selain meninjau kegiatan pendidikan dan keterampilan, tim Diryantah memeriksa kelengkapan administrasi, sarana dan prasarana, serta pelaksanaan tugas setiap seksi untuk memastikan pelayanan dan pembinaan berjalan sesuai standar.
Kepala LPKA Palu, Welli, menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi kesempatan untuk memperoleh masukan dan meningkatkan kualitas pelayanan serta pembinaan anak.
“Kami menyambut baik kunjungan ini. Kami berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan, melengkapi sarana dan prasarana, serta mengembangkan pendidikan dan keterampilan agar anak binaan memiliki bekal untuk masa depan yang lebih baik,” tutur Welli.
Di akhir kunjungan, Diryantah Mulyadi didampingi Kakanwil Ditjenpas Sulawesi Tengah, Herman Mulawarman, dan Kepala LPKA Palu, Welli, menyerahkan bingkisan tali kasih kepada anak binaan. Penyerahan bingkisan ini menjadi bentuk perhatian dan kepedulian terhadap anak binaan, sekaligus menghadirkan kebahagiaan serta semangat bagi mereka untuk terus mengikuti proses pendidikan dan pembinaan dengan baik.
Melalui kunjungan ini, LPKA Palu diharapkan terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pembinaan, sekaligus memberikan kesempatan bagi setiap anak untuk mengembangkan potensi dan meraih masa depan yang lebih baik.*/YAT