SULTENG RAYA – Menghadapi potensi peningkatan titik panas akibat musim kemarau, Kepolisian Resor (Polres) Morowali menggelar apel besar kesiapsiagaan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di halaman apel mapolres setempat, Jumat (21/8/2026).

Apel besar ini dipimpin langsung oleh Kapolres Morowali, AKBP Reza Khomeini S.I.K dan diikuti oleh gabungan personel TNI dari Kodim 1311 Morowali, Batalyon (Danyon) C Pelopor Satuan Brimob Polda Sulawesi Tengah, unsur Pemerintah Daerah Morowali, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Morowali, serta perwakilan kelompok masyarakat peduli api.

Dalam amanatnya, Kapolres AKBP Reza Khomeini S.I.K menegaskan bahwa langkah pencegahan (preventif) dan deteksi dini jauh lebih efektif dibanding pemadaman setelah api meluas. Ia meminta seluruh jajaran memperkuat sinergi dan meningkatkan patroli terpadu di kawasan hutan maupun lahan kering yang rawan terbakar.

“Apel besar ini bukan sekadar kegiatan seremonial. Ini adalah bentuk komitmen nyata kita bersama untuk menyatukan kekuatan, baik personil maupun sarana prasarana, dalam menjaga wilayah kita dari ancaman bencana karhutla,” ujar Kapolres di hadapan ratusan peserta apel.

Selain kesiapan personel dan alat pemadam, pihak kepolisian juga menggencarkan edukasi kepada warga. Masyarakat diimbau agar tidak membuka lahan atau kebun dengan cara membakar, serta tidak membuang puntung rokok sembarangan di area rawan.

Rangkaian kegiatan apel besar ini ditutup dengan pengecekan kelayakan kendaraan serta peralatan pemadaman api milik satuan tugas gabungan. Seluruh persiapan ini dilakukan agar tim siaga tanggap darurat dapat bergerak cepat kapan pun dibutuhkan di lapangan. VAN