SULTENG RAYA – PT Donggi-Senoro LNG (DSLNG) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan pendidikan di Sulawesi Tengah melalui dukungan terhadap penyelenggaraan Communication Academy Week (COMIC) 5 yang digelar Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Tadulako (Untad), Rabu (5/8/2026).
COMIC 5 merupakan penyelenggaraan kelima sejak pertama kali digelar. Selama tiga hari pelaksanaan, panitia menghadirkan berbagai kompetisi di bidang komunikasi, di antaranya lomba fotografi, BriefSprint, News Anchor, Newsroom Wars, TikTok Challenge, hingga Podcast.
Ketua Panitia COMIC 5, Dwi Rohma Wulandari, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pengenalan Program Studi Ilmu Komunikasi bagi mahasiswa baru angkatan 2026.
“COMIC juga menjadi wadah pengenalan bagi mahasiswa baru, khususnya angkatan 2026, untuk lebih memahami Program Studi Ilmu Komunikasi dan cakupan ilmunya. Tujuan utamanya adalah memperkenalkan prodi kami secara lebih dekat,” ujar Dwi.
Ia menjelaskan, setiap mahasiswa memiliki minat dan bakat yang berbeda meski berada dalam program studi yang sama. Karena itu, COMIC dirancang untuk memberikan gambaran mengenai luasnya bidang komunikasi yang dapat ditekuni selama masa perkuliahan.
“Kami berharap mahasiswa baru bisa mengenal prodinya lebih dalam, memahami ranah keilmuan komunikasi, serta mampu berkolaborasi dan berkontribusi sesuai minat masing-masing,” katanya.
Menurut Dwi, seluruh cabang lomba disusun berdasarkan kompetensi yang dibutuhkan di bidang komunikasi sehingga dapat menjadi ruang pengembangan keterampilan peserta. Salah satu inovasi pada COMIC 5 adalah hadirnya kompetisi BriefSprint yang mengangkat tema kampanye kreatif mengenai isu lingkungan.
“Di BriefSprint, peserta ditantang menyusun kampanye berdasarkan isu yang diangkat sponsor utama, yaitu DSLNG. Lewat lomba ini, peserta diajak memahami bagaimana komunikasi berperan penting dalam program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan, khususnya isu lingkungan,” jelasnya.
Sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan tersebut, Corporate Communication Manager PT Donggi-Senoro LNG, Adhika Paramanandana, turut menjadi pembicara dalam sesi berbagi bertajuk Greening The Future: Peran Komunikasi dalam Mendukung Transisi Energi Berkelanjutan.
Dalam pemaparannya, Adhika menekankan pentingnya peran generasi muda, khususnya mahasiswa komunikasi, sebagai penghubung antara dunia industri, masyarakat, dan lingkungan.
“Kami percaya komunikator masa depan harus jadi jembatan antara industri, masyarakat, dan lingkungan. Greening The Future adalah ajakan agar mahasiswa menggunakan komunikasi untuk mendorong perubahan positif, bukan hanya untuk bisnis tetapi juga untuk keberlanjutan,” ujarnya.
Ia menambahkan, kolaborasi dengan Universitas Tadulako merupakan bagian dari upaya DSLNG dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia yang siap menghadapi tantangan dunia industri.
“Kami ingin menjadi mitra strategis UNTAD. Harapannya, dari COMIC ini lahir ide-ide segar dan bibit-bibit komunikator muda Sulawesi Tengah yang siap berkontribusi,” katanya.
Melalui dukungan terhadap COMIC 5, DSLNG berharap dapat terus mendorong lahirnya generasi muda yang kreatif, kritis, dan memiliki kepedulian terhadap isu-isu keberlanjutan.
Selain itu, pihak DSLNG juga berharap Communication Academy Week dapat terus berkembang menjadi kegiatan berskala universitas sehingga mampu menjadi salah satu media promosi Universitas Tadulako kepada masyarakat luas.
“Semoga COMIC 2026 berjalan lancar, sukses, melahirkan karya-karya terbaik, dan terus menjadi ruang kolaborasi yang menginspirasi lahirnya insan komunikasi yang profesional, berintegritas, serta mampu memberikan kontribusi positif,” tutup Adhika.
Sebagai informasi, PT Donggi-Senoro LNG merupakan perusahaan penanaman modal asing (PMA) yang mengelola kilang LNG di Desa Uso, Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai. Selain menjalankan operasional di sektor energi, perusahaan juga aktif melaksanakan berbagai program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) di bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat. JAN